Jumat, 06 Juli 2012

HUKUM MEMBUAT / MEMASANG POLISI TIDUR [PROTAL]

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...
Bismillahirrahmaanirrahiim.
Oleh : Danial Al Marqo & Zidna Zidan Nafi'a

Persoalan lakalantas mengundang keprihatinan berbagai kalangan. Tidak hanya pihak kepolisian, masyarakatpun melakukan berbagai upaya guna meminimalisir bahkan menghindari terjadinya lakalantas tersebut. Diantara upaya-upaya yang dilakukan mereka terdapat apa yang sering diistilahkan dengan “polisi tidur”.

PERTANYAAN :
Bagaimana hukum membuat / memasang “polisi tidur” di jalan ?

JAWAB :

Terdapat perbedaan pendapt dikalangan Ulama':

Menurut Imam Nawawi, Imam Rafi'i dan jumhurul Ulama' " TIDAK BOLEH" Sedangkan menurut Sekelompok ulama' yang lain Boleh,Dengan catatan;
  1. Selama tidak menimbulkan bahaya bagi orang yg melintasinya dan diletakkan pada jalan yg memang rawan kecelakaan, shingga kemaslahatan umum akan tercipta.
juga,kecuali jalan yang dibuat adalah jalan plosok [bukan jalan PUD]

2. Para pengguna jalan tidak merasa terganggu.
3. Mendapat ijin resmi dari Pemerintah yang berwenang,
4. Memperoleh kesepakatan dari warga sekitar,
5. Dibuat sesuai dengan petunjuk tekhnis PP nomor 43 tahun 1993 pasal 35 ayat (1), yaitu; tinggi : maksimal 10 cm, lebar : min. 60 - 70 cm, diberi tanda Zebra Biru-Putih, dll*).
Referensi=


- Bughiyatul Mustarsyidin hal 142

- Hasyiyatul Jamal alal Manhaj juz 3 hal 358
- I’ànah ath Thòlibìn; III/84.
- al Muhadzdzab; II/193.
- al Bàjùrÿ
- Is’àd ar Rofìq; II/133.
- al Iqnà’; II/320.
المراجـع
حاشية إعانة الطالبين؛ ج 3/ ص 84
ويجوز حفرالبئر في الشارع وفي المسجد حيث لاضرر وكان بإذن الإمام وفي شرح الرملي تقييد الجواز بكونه لعموم المسلمين وإذن الإمام إهـ


المهذب؛ ج 2/ ص 193
(فصل) وإن حفر بئرا فى طريق الناس، أو وضع فيه حجرا، أو طرح فيه ماء أو قشر بطيخ، فهلك به إنسان وجب الضمان عليه، لأنه تعدى به، فضمن من هلك به كما لو جنى عليه- الى قوله- وإن حفر بئرا فى طريق لا يستضر به الناس فإن حفرها لنفسه كان حكمه حكم الطريق الذى يستضر الناس بحفر البئر فيه لأنه لا يجوز أن يختص بشيء من طريق المسلمين، وإن حفرها لمصلحة الناس؛ فإن كان بإذن الإمام فهلك به إنسان لم يضمن، لأن ما فعله بإذن الإمام للمصلحة جائز فلا يتعلق به الضمان، وإن كان بغير إذنه ففيه وجهان؛ أحدهما أنه لا يضمن، لأنه حفرها لمصلحة المسلمين، فلا إضرار فصار كما لو حفرها بإذن الإمام، والثانى أنه يضمن، لأن ما تعلق بمصلحة المسلمين يختص به الإمام فمن افتات عليه فيه كان متعديا، فضمن من هلك به. إهـ


إسعاد الرفيق؛ ج 2/ ص 133
(ومنها التصرف فى الشارع بما لا يجوز) له فعله فيه شرعا مما يضر بالمارة إضرارا بليغا غير سائغ فى الشارع. والشارع اسم لكل طريق نافذ، ومثله فى ذلك غير النافذ ان لم يأذن فى ذلك أهله، والجدار المشترك، فلا يجوز بغير إذن الشريك بما لا يحتمل عادة، وعد هذه الثلاثة فى الزواجر الكبائر، وهو ظاهر معلوم من كلامهم وإن لم يصرحوا به، لأن ذلك يرجع الى أذية الناس الأذية البالغة، والإستيلاء على حقوقهم تعديا وظلما. وقد مر خبر : من أخذ من طريق الناس شبرا جاء يوم القيامة يحمله من سبع أرضين إهـ


الإقناع؛ ج 2/ ص 320
ويجوز للإنسان أن يشرع روشنا فى طريق نافذ لايضر المارة فى مرورهم فيه. فيشترط ارتفاع كل منهما بحيث يمر تحته الماشي منتصبا من غير احتياج الى أن يطأطئ رأسه لأن ما يمنع من ذلك إضرار حقيقي، والأصل فى ذلك أنه صلى الله عليه وسلم نصب بيده الشريفة ميزابا فى دار عمه العباس (قوله والأصل فى ذلك الخ) فيه نظر، لأن الدليل فيه الميزاب والذى فى المتن الجناح إلا أن يقال بالقياس. إهـ

Update : Siroj Munir

PP Nomor 43 Tahun 1993

tentang

PRASARANA LALU LINTAS JALAN

Menimbang : a.Bahwa dalam Undang-Undang No. 14/92, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diatur ketentuan-ketentuan mengenai Prasarana dan Lalu Lintas Jalan.

b.Bahwa untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dipandang perlu mengatur ketentuan mengenai Prasarana Lalu Lintas Jalan dengan Peraturan Pemerintah.

BAB V

PERLENGKAPAN JALAN

Bag. I : RAMBU-RAMBU

II : MARKA JALAN

III : ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS

IV : KEKUATAN HUKUM ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS RAMBU-RAMBU DAN MARKA JALAN SERTA KEDUDUKAN PETUGAS YANG BERWENANG

V : ALAT PENGENDALI DAN PENGAMAN PEMAKAII JALAN.

Pasal 35 Peraturan Pemerintah No. 43 / 1993

Ayat (1)

Alat pengendali pemakai jalan yang digunakan untuk pengendalian atau pembatas terhadap kecepatan, ukuran muatan kendaraanpada ruas luas jalan tertentu terdiri dari :

a) Alat pembatas kecepatan,

b) Alat pembatas tinggi dan lebar.

Ayat (2)

Alat pengaman pemakai jalan yang digunakan untuk pengamanan terhadap pemakai jalan yang terdiri :

a. Pagar Pengaman.

b. Cermin Tikungan.

c. Delinator.

d. Pulau-Pulau Lalu lintas.

e. Pita Penggaduh.
 
 
Update : Siroj Munir
Ayat (3)

Ketentuan lebih lanjut mengenai Bentuk, Warna, Persyaratan, Tata Cara Penggunaan, Penempatan dan Pencabutan alat pengendalian dan alat pengaman pemakai jalan sebagaimana dimaksud ayat (1) dan (2) diatur dengan KM (Keputusan Menteri).

Penjelasan Pasal 35 (1) PP 43 /1993

a. Alat pembatas kecepatan adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membuat pengemudi kendaraan bermotor mengurangi kecepatan kendaraannya. Kelengkapan tambahan tersebut antara lain berupa peninggian sebagian badan jalan yang melintang terhadap sumbu jalan dengan lebar, tinggi dan kelandaian tertentu.

b. Alat pembatas tinggi dan lebar adalah kelengkapan tambahan pada jalan yang berfungsi untuk membatasi tinggi dan lebar kendaraan beserta muatannya memasuki suatu ruas jalan tertentu, kelengkapan tambahan dimaksud berupa PROTAL.

PROTAL/Polisi Tidur yang dimaksud dalam UU 14/1992 Bag V Pasal 35 (1) a PP 43/1993 yaitu dengan ketentuan sbb :

1. Tinggi = Maksimal; 10 CM.

2. Lebar = Minimal; 60 s/d 70 Cm (Tanda Zebra Biru-Putih)

3. Kelandaian tertentu,

4. Lokasi penempatan PROTAL dipertimbangkan dari segi keamanannya,

5. Kondisi jalan dan lingkungan,

6. Kondisi Lalu Lintas,

7. Aspek Keselamatan, Keamanan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas.

REKOMENDASI/PERIJINAN PROTAL dimaksud adalah :

- Jalan Propinsi Gubernuran,

- Jalan Kotamadya dan Kabupaten (Walikota dan Bupati). Selanjutnya petugas berwenang mengadakan survei untuk mengetahui kondisi jalan dan keberadaan Lalu Lintas jalan sesuai prosedur,

- Menurut ketentuan demi Keselamatan, Keamanan, Ketertiban serta Kenyamanan berlalu lintas di jalan tersebut diatas, tidak dibenarkan untuk diberi PROTAL mengingat UU 14 / 92 Pasal 8 (1) Jalan dan Fasilitas Pendukung; antara lain :

a. Rambu,

b. Marka Jalan,

c. Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas,

d. Alat Pengendali dan Alat Pengamanan Pemakai Jalan,

e. Alat Pengawasan dan Pengamanan Jalan,

f. Fasilitas Pendukung Kegiatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang berada di jalan / di luar jalan.

www.info-iman.blogspot.com

Label

'idul adha adab dan sunnah adik saudara sepersusuan adzan air kencing bayi air kencing Rasulullah Akhirat akhlak Akhlaq Kepribadian Akhwat akidah Al Qur'an Al Qur#039;an Al Quran Al-Qur'an Alam Aliran-aliran Amalan AMALIYAH NU anak Analisa Angin Aqidah Aqiqah Artikel Artikel IImiah Asmara Astronomi ASWAJA Azab Bab Adab Bab Nikah Bab Puasa Bab Sholat Bab Thaharah Bab Zakat bantahan belajar islam Berita bersin Bid'ah bid'ah dalam aqidah bid'ah dalam ibadah Biografi Biologi Bisnis Blackberry Budaya Budi Daya buka puasa buku Cantik Fisik catatanku Cerpen Chairil Anwar Curahan Hati Curhat daging qurban Dakwah Dakwah Pemikiran Islam dakwah umum Dambaan insan Dari Salafushshalih Dasar Islam Dasar Keislaman demam Desain Dhaif Do'a do'a buka puasa Do'a dan Dzikir Doa doa bersama doa sholat tarawih download dunia islam Dunia Islam Kontemporer Dzikir dzikir dengan tangan kiri Ekonomi Eksoplanet Emansipasi Emha Ainun Nadjib Fakta Ilmiah Fakta Jin-Iblis-Syetan Fakta Manusia faraidh Fenomena Asteroid Fenomena Bencana Alam Fenomena Bintang Fenomena Bulan Fenomena Bumi Fenomena Hewan Fenomena Kutub Fenomena Langit Fenomena Matahari Fenomena Meteorit Fenomena Petir Fenomena Planet Fenomena Ruang Angkasa Fenomena Tumbuhan Fiqh Fiqh Muamalat Fiqh Wanita Fiqih Fisika Galaksi Geografi Geologi gerhana gigi palsu Hadis Hadis 40 hadist Hadits Hadits Palsu HAID Halal Haram HAM HARI RAYA ID HUKUM ISLAM hukum natal bersama hutang i'tikaf Ibadah ibadah yang baik ibu mertua ilmu ilmuan muslim Ilmuwan imam terlalu cepat bacaannya IMAN Inovasi intermezzo Internet Iptek iqomah isbal Islam jabat tangan setelah sholat JADWAL RAMADHAN Jagad Raya Jalaluddin Rumi jamaah sholat jumat jenazah Jual Beli judi junub Kabar Dalam Negeri kabar manca negara Kahlil Gibran Kajian Karya Buku Karya Ulama KB Keajaiban Alam Keajaiban Hewan KECANTIKAN Kecelakaan Maut Kehutanan Kelautan keluarga Kepemerintahan Kepengurusan Kerajaan Kesehatan Keuangan Keutamaan KHITAN Khitan Wanita khurofat Khutbah Khutbah Jum'at khutbah jumat Khutbah Rasulullah saw Kiamat Kidung Hati Kimia Kisah Kisah Kami Kisah Nyata Kisah Orang-Orang Shaleh Kisah Teladan Komputer Konversi Energi Kosmologi Kumpulan Do'a Kumpulan Kata lafadz adzan lafadz iqomah Lain-Lain Lalu Lintas lembaga sosial Lingkungan Hidup Lubang Hitam macam puasa sunnah mahram Makanan mandi jum'at mandi wajib Manhaj Manusia Manusia dan Teknologi masjid masjid quba Masuk Perguruan Tinggi Matahari Materi gelap Mayit media cetak memandikan jenazah membayar zakat memotong kuku memotong rambut mendahului gerakan imam menemani sholat jamaah menembok kuburan mengadzankan mayit di liang kubur mengangkat tangan menghadiahkan pahala mengqadha puasa menguburkan jenazah mengucapkan selamat natal mengusap kepala Mengusap muka setelah berdoa menikah di bulan syawwal menikah setelah berzina meninggal dunia Meninggalkan sholat jum'at menjawab adzan menjual kotoran hewan menyapu kepala menyentuh wanita Meteorologi Meteorologi-Klimatologi mihrab Mineralogi minum air zamzam Motivasi motivasi belajar Motivasi Beramal MQ (menejemen qolbu) mu'athilah Muallaf muamalah Muhasabah Mungkar murottal Muslimah Muslimah Articles Musyabbihah Mutiara Hikmah Mutiara Kalimat Mutiara Tafakur Nabi Muhammad Nagham Alqur'an Nasehat Neraka News niat sholat nikah nisfu aya'ban Oase Iman Olah Raga OLAHRAGA Otak PAKAIAN panas PAUD Pendidikan Penelitian penelitian sunnah Pengembangan Diri Pengobatan Akibat Sihir Peninggalan Sejarah Penjajahan Pentingnya Waktu Peradaban Islam Perbandingan Agama dan Aliran Perbankan Pergaulan Perkawinan Perkembangan Da'wah Islam Permata Hati pernikahan Personaliti Pesawat Ruang Angkasa Pesepakbola Muslim Pojok Ramadhan posisi imam wanita produksi awal program kerja Proyek Luar Angkasa Psikologi Puasa puasa daud puasa rajab Puasa Setiap Hari puasa sunnah puasa wanita hamil Puisi Puisi bahasa Ingris qunut nazilah QURAN radar lampung Radio Rajab Ramadhan ramalan cuaca Renungan Riba dan Jual Beli salafush shalih salah bacaan sholat Salam Khudam Sastra sedekah Sejarah Sejarah Islam SEKS Sentilan Seputar Daerah Buton Shalat shodaqoh shodaqoh melebihi kadar Sholat sholat dan keputihan sholat di rumah sholat ghoib sholat jamaah sholat jamaah estafet sholat jumat sholat jumat wanita sholat pindah tempat sholat qashar sholat sambil melihat mushaf sholat sendirian sholat sunnah sholat sunnah qobliyah isya sholat sunnah sebelum asar sholat sunnah setelah shubuh sholat takhiyatul masjid sholat wanita sifat dzatiyah sifat fi'aliyah Sihir Simpan Pinjam Sirah Siroh Shahabiyyah Software Islami Sosial Kemasyarakatan Sosiologi sujud sahwi sujud syukur sumpah dan nadzar Sunnah sutrah sutroh syafaat Syurga Tafakur Alam Semesta Tafsir Tafsir Al-Qur'an tahlilan Takbirotul ihram takwil mimpi tambal gigi tamsil Tanda Akhir Zaman Tanda-Tanda Kiamat Tanya jawab Tarbiyah Tasawwuf dan Adab tata cara tidur menurut sunnah Tata Surya Taufiq Ismail Tauhid tayammum Tazkirah Tazkiyah tazkiyatun nafs Tech News Teknik Sipil teladan Tenaga Kerja tertawa saat sholat Thoharoh tidak taat suami tinggi TK Tokoh Tokoh Dan Ulama Tokoh Islam Tools TPA Tsunami Tujuan Hidup tuntunan sholat uang pensiun dari riba uang riba ucapan assalamualaika UNCATEGORY Video da'wah video Motivasi Diri Video Muhasabah video murotal W. S. Rendra waktu membaca doa wanita wanita haid Wisata wudhu yasinan zakat zakat anak kepada orang tua zakat barang temuan zakat harta zakat harta warisan zakat hasil perkebunan zakat hasil pertanian zakat mal zakat padi zakat pns zakat tanah zina