Selasa, 07 Februari 2012

BUDAYA AHLUSSUNNAH

Berbaur dan bertebarnya berbagai kultur, menjadikan pemandangan semu (pseudo) antara kultur yang sebenarnya ajaran Rasulullah SAW dan kultur yang muncul setelah Rasulullah SAW wafat sehingga muncul berbagai pertentangan. Sepertinya yang satu sebagai pembela dan lainnya sebagai penentang. Satunya merasa tersingkir dan yang lainnya merasa memdominasi. Terlepas dari praduga dan pretensi di atas, Ahlussunnah wal-Jama’ah tetap mempunyai karakteristik yang menonjol diantara model-model /type-type kultur lain yang muncul karena proses sejarah misalnya. Atau sengaja dilahirkan oleh suatu golongan untuk mempertahankan otoritasnya.
Ciri-ciri spesifik yang menonjol dan dipertahankan Ahlussunnah wal-Jama’ah adalah banyak sekali. Sehingga ciri-ciri tersebut menjadi tanda khusus yang membedakan Ahlussunnah dan lainnya.
Namun sebelum sampai pada penjabaran budaya Ahlussunnah, perlu sekali diketahui bentuk-bentuk tradisi masyarakat yang tidak mencerminkan budaya Ahlussunnah, agar dihindari oleh warga Ahlussunnah. Di antarnya adalah:
1.
Mengagung-agungkan berbagai kesenian yang munkar, seperti seni musik, seni rupa, wayang, kethoprak, ludruk, seni tari, dsb.
2.
Mencurahkan segala daya dan upaya untuk mengkaji pengetahuan ilmu umum sampai menelantarkan pendidikan agama yang merupakan bekal untuk meraih kesejahteraan dunia akhirat.
3.
Semaraknya Musabaqoh Tilawatil Qur’an dengan menekankan model irama yang menghilangkan ketajwidan al-Qur’an dan at-Tadabbur. Dan celaka lagi musabaqoh tersebut dijadikan sebagai sarana untuk ikhtilath bainar rijaal wan nisaa’/ ajang menampilakan alunan suara wanita.
4.
Ditinggalkannya pelatihan diri dan perlombaan yang mengarah pada persiapan membela agama dan negara, seperti latihan naik kuda, memanah (munadlolah) dan lain-lain.
5.
Terlalu menghabiskan waktu untuk memperhatikan perlombaan yang sifatnya hanya gerak badan saja dan hura-hura, sampai mengenaympingkan urusan sholat, seperti sepak bola dan lain-lain.
Sedangkan budaya yang merupakan ciri khas Ahlussunnah adalah:
1.
Meramaikan bulan suci Romadlon dengan pengkajian kitab-kitab Hadits, Tafsir maupun lainnya serta bertadarus al-Qur’an dan sholat Tarawih.
2.
Menjalankan qunut subuh biarpun terdapat khilafiyyah antara para Ulama’ dalam masalah tersebut.
3.
Menempatkan putra-putri sunniyyin di pondok-pondok pesantren maupun madrasah diniyyah untuk mengkaji dan menghidupkan ilmu agama.
4.
Adanya beberapa thoriqoh demi taqorrub ilalloh, namun dengan syarat tidak terjadi ikhtilath antara lelaki dan perempuan atau fanatik berlebihan.
5.
Memperhatikan jama’ah sholat fardlu di Masjid dan surau-surau pada awwal waktu, dan harus ikhlas serta khusyu’ didalam menjalankanya.
6.
Ziarah kubur Auliya’ untuk bertawassul dengan tanpa adanya hal-hal munkar, Tahlilan, Berzanjenan dan manaqiban, namun dengan syarat tidak berlebihan dalam I’tiqodnya pada syekh Abdul Qodir, seperti membaca dengan serentak “Syekh Abdul Qodir Waliyulloh” setelah membaca dua kalimat Syahadat. Dan amalan-amalan di atas tidaklah budaya Syi’ah, sebab ziarahnya orang syi’ah tidak memakai bacaan ayat-ayat al-Qur’an, juga tidak membaca tahlil tasbih tahmid, bisanya cuma memberi kata-kata pujaan berlebihan pada Imam-imam mereke. Dan dalam berzanji maupun diba’ disebutkan pujian terhadap sahabat Nabi SAW. Di samping itu, Syekh ad-Dziba’I mempunyai kitab hadits bernama Taisirul Wushul yang di dalamnya disebutkan fadloilus shohabat, dan shohabat Abu Bakar ditempatkan pada peringkat pertama. Sedangkan Qoshidah نحن جيران بذا الحرم إلخ  itu adalah milik al-Habib Abdulloh al-Haddad yang telah kami nukilkan aqidahnya yang berhaluan ahlussunnah wal jama’ah.
7.
Menyantuni anak yatim, faqir miskin maupun para janda yang punya anak banyak, serta melindungi mereka dari penindasan.
8.
Bagi alumni pesantren hendaknya sering sowan kepada gurunya untuk konsultasi dengan memohon petunjuk di dalam menjalankan da’wahnya. Demikian pula bagi para kiainya hendaknya mengunjungi / mengecek mereka; apakah benar-benar sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
9.
Takbiran pada malam hari raya ddengan tanpa diikuti penabuhan beduk. Sebab mengiringi dzikrulloh dengan tabuhan adalah  bid’ah. Apalagi aalatul malaahi.
10.
Mempermudah urusan Haji dan Umroh sehingga tidak menimbulkan keresahan dikalangan kaum Muslimin.
11.
Mengadakan bahtsul masa’il dengan dihadiri tokoh yang benar-benar ahli dalam bidang agama. Mengamalkan ru’yatul hilal untuk mengetahui awwal Romadlon dan Syawwal.
12.
Mendirikan paguyuban keluarga demi mempererat persaudaraan.
13.
Menghafalkan al-Qur’an dengan memperhatikan tajwidnya, dan lain sebagainya.
قال الإمام الغزالي في الإحياء: الثاني: المبتدع الذي يدعو إلى بدعته. فإن كانت البدعة بحيث يكفر بها فأمره أشد من الذمي لأنه لا يقر بجزية ولا يسامح بعقد ذمة وإن كان ممن لا يكفر به فأمره بينه وبين اللـه أخف من أمر الكافر لا محالة, ولكن الأمر في الإنكار عليه أشد منه على الكفر لأن شر الكافر غير متعد, فإن المسلمين اعتقدوا كفره فلا يلتفتون إلى قولـه إذ لا يدعي لنفسه الإسلام واعتقاد الحق. أما المبتدع الذي يدعوا إلى البدعة ويزعم أن ما يدعو إليه حق فهو سبب لغواية الخلق فشره متعد, فالاستحباب في إظهار بغضه ومعاداته والانقطاع عنه وتحقيره والتشنيع عليه ببدعته وتنفير الناس عنه أشد - إلى أن قال – قال صلى اللـه عليه وسلم: (من انتهر صاحب بدعة ملأ اللـه قلبه أمنا وإبمانا, ومن أهان صاحب بدعة أمنه اللـه يوم الفزع الأكبر, ومن ألان لـه وأكرمه أو لقيه ببشر فقد ا ستخف بما أنزل اللـه على محمد صلى اللـه عليه وسلم). (رواه أبو نعيم في الحلية والـهروي في ذم الكلام من حديث ابن عمر). الثالث: المبتدع العامي الذي لا يقدر على الدعوة ولا يخاف الاقتداء به فأمره أهون فالاولى أن لايقابح بالتغليظ والإهانة بل يتلطف به في النصح. (إحياء علوم الدين: جـ:2/ صـ:184-183).
قال الشيخ هاشم أشعري رحمه اللـه في القانون الأساسي لجمعية نهضة العلماء: وإذا تعين الاعتماد على أقاويل السلف فلا بد من أن تكون أقاويلـهم التي يعتمد عليها مروية بالإسناد الصحيح أو مدونة في كتب مشهورة وأن تكون مخدومة بأن يبين الراجح من محتملاتها ويخصص عمومها في بعض المواضع ويقيد مطلقها في بعض المواضع ويجمع المختلف فيها ويبين علل أحكامها وإلا لم يصح الاعتماد عليها. وليس مذهب في هذه الأزمنة المتأخرة بهذه الصفة إلا هذه المذاهب الأربعة. اللـهم إلا مذهب الإمامية والزيدية وهم أهل البدعة لا يجوز الاعتماد على أقاويلـهم. (صـ: 55-57/ طـ: مارا قدس).


www.info-iman.blogspot.com

Label

'idul adha adab dan sunnah adik saudara sepersusuan adzan air kencing bayi air kencing Rasulullah Akhirat akhlak Akhlaq Kepribadian Akhwat akidah Al Qur'an Al Qur#039;an Al Quran Al-Qur'an Alam Aliran-aliran Amalan AMALIYAH NU anak Analisa Angin Aqidah Aqiqah Artikel Artikel IImiah Asmara Astronomi ASWAJA Azab Bab Adab Bab Nikah Bab Puasa Bab Sholat Bab Thaharah Bab Zakat bantahan belajar islam Berita bersin Bid'ah bid'ah dalam aqidah bid'ah dalam ibadah Biografi Biologi Bisnis Blackberry Budaya Budi Daya buka puasa buku Cantik Fisik catatanku Cerpen Chairil Anwar Curahan Hati Curhat daging qurban Dakwah Dakwah Pemikiran Islam dakwah umum Dambaan insan Dari Salafushshalih Dasar Islam Dasar Keislaman demam Desain Dhaif Do'a do'a buka puasa Do'a dan Dzikir Doa doa bersama doa sholat tarawih download dunia islam Dunia Islam Kontemporer Dzikir dzikir dengan tangan kiri Ekonomi Eksoplanet Emansipasi Emha Ainun Nadjib Fakta Ilmiah Fakta Jin-Iblis-Syetan Fakta Manusia faraidh Fenomena Asteroid Fenomena Bencana Alam Fenomena Bintang Fenomena Bulan Fenomena Bumi Fenomena Hewan Fenomena Kutub Fenomena Langit Fenomena Matahari Fenomena Meteorit Fenomena Petir Fenomena Planet Fenomena Ruang Angkasa Fenomena Tumbuhan Fiqh Fiqh Muamalat Fiqh Wanita Fiqih Fisika Galaksi Geografi Geologi gerhana gigi palsu Hadis Hadis 40 hadist Hadits Hadits Palsu HAID Halal Haram HAM HARI RAYA ID HUKUM ISLAM hukum natal bersama hutang i'tikaf Ibadah ibadah yang baik ibu mertua ilmu ilmuan muslim Ilmuwan imam terlalu cepat bacaannya IMAN Inovasi intermezzo Internet Iptek iqomah isbal Islam jabat tangan setelah sholat JADWAL RAMADHAN Jagad Raya Jalaluddin Rumi jamaah sholat jumat jenazah Jual Beli judi junub Kabar Dalam Negeri kabar manca negara Kahlil Gibran Kajian Karya Buku Karya Ulama KB Keajaiban Alam Keajaiban Hewan KECANTIKAN Kecelakaan Maut Kehutanan Kelautan keluarga Kepemerintahan Kepengurusan Kerajaan Kesehatan Keuangan Keutamaan KHITAN Khitan Wanita khurofat Khutbah Khutbah Jum'at khutbah jumat Khutbah Rasulullah saw Kiamat Kidung Hati Kimia Kisah Kisah Kami Kisah Nyata Kisah Orang-Orang Shaleh Kisah Teladan Komputer Konversi Energi Kosmologi Kumpulan Do'a Kumpulan Kata lafadz adzan lafadz iqomah Lain-Lain Lalu Lintas lembaga sosial Lingkungan Hidup Lubang Hitam macam puasa sunnah mahram Makanan mandi jum'at mandi wajib Manhaj Manusia Manusia dan Teknologi masjid masjid quba Masuk Perguruan Tinggi Matahari Materi gelap Mayit media cetak memandikan jenazah membayar zakat memotong kuku memotong rambut mendahului gerakan imam menemani sholat jamaah menembok kuburan mengadzankan mayit di liang kubur mengangkat tangan menghadiahkan pahala mengqadha puasa menguburkan jenazah mengucapkan selamat natal mengusap kepala Mengusap muka setelah berdoa menikah di bulan syawwal menikah setelah berzina meninggal dunia Meninggalkan sholat jum'at menjawab adzan menjual kotoran hewan menyapu kepala menyentuh wanita Meteorologi Meteorologi-Klimatologi mihrab Mineralogi minum air zamzam Motivasi motivasi belajar Motivasi Beramal MQ (menejemen qolbu) mu'athilah Muallaf muamalah Muhasabah Mungkar murottal Muslimah Muslimah Articles Musyabbihah Mutiara Hikmah Mutiara Kalimat Mutiara Tafakur Nabi Muhammad Nagham Alqur'an Nasehat Neraka News niat sholat nikah nisfu aya'ban Oase Iman Olah Raga OLAHRAGA Otak PAKAIAN panas PAUD Pendidikan Penelitian penelitian sunnah Pengembangan Diri Pengobatan Akibat Sihir Peninggalan Sejarah Penjajahan Pentingnya Waktu Peradaban Islam Perbandingan Agama dan Aliran Perbankan Pergaulan Perkawinan Perkembangan Da'wah Islam Permata Hati pernikahan Personaliti Pesawat Ruang Angkasa Pesepakbola Muslim Pojok Ramadhan posisi imam wanita produksi awal program kerja Proyek Luar Angkasa Psikologi Puasa puasa daud puasa rajab Puasa Setiap Hari puasa sunnah puasa wanita hamil Puisi Puisi bahasa Ingris qunut nazilah QURAN radar lampung Radio Rajab Ramadhan ramalan cuaca Renungan Riba dan Jual Beli salafush shalih salah bacaan sholat Salam Khudam Sastra sedekah Sejarah Sejarah Islam SEKS Sentilan Seputar Daerah Buton Shalat shodaqoh shodaqoh melebihi kadar Sholat sholat dan keputihan sholat di rumah sholat ghoib sholat jamaah sholat jamaah estafet sholat jumat sholat jumat wanita sholat pindah tempat sholat qashar sholat sambil melihat mushaf sholat sendirian sholat sunnah sholat sunnah qobliyah isya sholat sunnah sebelum asar sholat sunnah setelah shubuh sholat takhiyatul masjid sholat wanita sifat dzatiyah sifat fi'aliyah Sihir Simpan Pinjam Sirah Siroh Shahabiyyah Software Islami Sosial Kemasyarakatan Sosiologi sujud sahwi sujud syukur sumpah dan nadzar Sunnah sutrah sutroh syafaat Syurga Tafakur Alam Semesta Tafsir Tafsir Al-Qur'an tahlilan Takbirotul ihram takwil mimpi tambal gigi tamsil Tanda Akhir Zaman Tanda-Tanda Kiamat Tanya jawab Tarbiyah Tasawwuf dan Adab tata cara tidur menurut sunnah Tata Surya Taufiq Ismail Tauhid tayammum Tazkirah Tazkiyah tazkiyatun nafs Tech News Teknik Sipil teladan Tenaga Kerja tertawa saat sholat Thoharoh tidak taat suami tinggi TK Tokoh Tokoh Dan Ulama Tokoh Islam Tools TPA Tsunami Tujuan Hidup tuntunan sholat uang pensiun dari riba uang riba ucapan assalamualaika UNCATEGORY Video da'wah video Motivasi Diri Video Muhasabah video murotal W. S. Rendra waktu membaca doa wanita wanita haid Wisata wudhu yasinan zakat zakat anak kepada orang tua zakat barang temuan zakat harta zakat harta warisan zakat hasil perkebunan zakat hasil pertanian zakat mal zakat padi zakat pns zakat tanah zina