Minggu, 04 November 2012

Haji Dan Manfaatnya Dalam Kehidupan

Manfaat Ibadah Haji dalam Kehidupan 

Sebenarnya, masalah ibadah dalam agama Islam, yang dijadikan obyek adalah ibadahnya itu sendiri. Tetapi hal ini tidak menjadi penghalang apabila dalam suatu ibadah ada manfaat-manfaat lain yang bertalian dengan masalah keduniaan, terutama dalam ibadah haji ini. Masalah keduniaan dan masalah agama, menurut pandangan Islam saling melengkapi. 
Oleh karena itu, Allah berfirman: “Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka”. (QS. 22 : 28). 
Selain mengandung makna ruhani ibadah haji juga merupakan muktamar Islam yang diadakan setiap tahun, sebagai pendorong terhadap kaum muslimin agar bersatu, saling tolong menolong dan saling kenal mengenal. Sebagai buktinya ialah semua syiar-syiar ibadah haji dilakukan secara kolektif, mencakup semua kaum muslimin yang datang dari berbagai penjuru dunia. Dan setiap perkumpulan yang didasari dengan takwa dan taat kepada Allah, tentu lebih utama dan lebih berbakti daripada perkumpulan orang-orang lainnya. 
Keuntungan bersama yang dihasilkan dari ibadah haji ini bermacam-macam dan mencakup segi-segi politik, ekonomi dan sosial. Dengan berkumpulnya ribuan kaum muslimin dari seluruh penjuru dunia, yang di antara mereka terdapat ahli-ahli pikir, para ilmuwan dan para ahli politik, membuat ibadah haji ini seolah-olah merupakan muktamar yang besar. Mereka bisa melakukan tukar pikiran demi kebaikan umat Islam, seperti memusyawarahkan penerapan syariat Islam di negaranya masing-masing, pembangunan di sektor pertanian, industri dan lain sebagainya. Dan bagi tiap-tiap negara Islam yang kaya mempunyai kewajiban dan tanggung jawab terhadap negara-negara Islam lain yang miskin. 
Rasulullah telah bersabda :

 ترا المؤمنين فى ترا حمهم وتعاطفهم كمثل الجسد اذا شتكى عضو تداعى له سائر جسده بالسهر والحمى (رواه البخارى
“Engkau lihat orang-orang mukmin dalam kasih sayang, mereka antara sesama bagaikan tubuh; apabila salah satu anggota sakit, maka seluruh tubuh akan terserang demam dan tak bisa tidur (Hadits riwayat Bukhari)”. 
Ibadah haji juga memperkokoh ukhuwah Islamiyah antara bangsa-bangsa Islam; mengajak saling tolong menolong, dan mengingatkan agar yang kuat membantu yang lemah dan yang kaya membantu yang miskin. (by.islamiwiki)