Rabu, 03 Oktober 2012

Istriku

Istriku Kau Memang Cantik

Assalaamu’alaikum Warahmatullah Wabaarakaatuh
For: Para Umi dan Abi Tercinta serta Calon-calonnya
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Suami mana yang tidak menyukai ISTRI YANG CANTIK? Ya Tentu ISTRI YANG CANTIK HATINYA yang lebih utama. Karena secantik apapun sang istri jika tidak disertai cantik hatinya... Masya Allah... Kebahagiaan apakah yang diharapkan???

ISTRIKU...
Ku tak berharap banyak, selain kau membuat hatiku merasa bangga padamu, bangga terhadap “AKHLAKMU YANG MULIA”, bangga terhadap “ISTIQOMAHMU MENJALANKAN IBADAH” kepada Sang Khaliq, Bangga... Bangga... pada “KETEGUHAN DAN KELEMBUTAN HATIMU” yang memancarkan cahaya kemilau di atas tumpukan batu kerikil yang melanda.

ISTRIKU... Kau Memang CANTIK...
Ketika ku melihatmu kau ‘MEMBUATKU SENANG’ dan terpana... Ketika ku perintah dalam kebaikan kau selalu ‘MENTAATIKU’... Ketika aku tidak ada atau bepergian kau selalu mampu ‘MENJAGA DIRIMU’...
Yang paling pokok bagiku untuk kelestarian keharmonisan kita adalah ‘kau selalu membuatku nyaman ketika ku berada di sampingmu... apalagi jika aku mengajakmu untuk tidur kau tidak pernah menolaknya, sehingga aku sulit untuk marah padamu... Hmm...

ISTRIKU... Kau Memang CANTIK...
Ketika aku hendak berangkat kerja... Kau selalu mempersiapkan keperluanku, mulai dari makanan, pakaian, juga tak kalah hebatnya mengurus si buah hati sehingga aku merasa nyaman ketika menciumnya karena anak kita begitu wangi diberi sentuhan kasih sayangmu...

ISTRIKU... Kau Memang CANTIK...
Ketika aku memberikan nafkah untukmu dan anak kita... hmm... tak lupa kau selalu MENYISIHKAN UNTUK ORANGTUAMU DAN MERTUAMU... juga yang semakin ku menyayangimu kau MENYISIHKAN UANG ITU UNTUK Ber-INFAQ DAN Ber-SHADAQAH...
Masih ingat... Ketika datang seorang fakir yang datang untuk meminjam beras ke rumah kita... Ya Allah... Subhanallah... Kau meminta seorang fakir itu masuk ke rumah untuk duduk, kau sodorkan minuman dan kau persilahkan dia untuk makan di ruang meja makan rumah kita. Lalu... sebelum fakir itu pulang, kau memberinya beras dan sejumlah uang.... Ya Allah... betapa mulianya kau istriku... I LOVE U HONEY...!

ISTRIKU... Kau Memang CANTIK...
Ku teringat... ketika orangtuaku atau mertuamu sakit... kau sangat khawatir, resah, bimbang, kau mempersiapkan segala sesuatunya utk keperluan mertuamu, sampai kau cepat-cepat bergegas menengoknya, bahkan kau menginap di rumah mertuamu hingga KAU KORBANKAN WAKTU ISTIRAHATMU UNTUK MENGURUS DAN MENYAYANGINYA... Subhanallah... betapa bangganya aku terhadapmu duhai kasihku... Ya Allah... Hamba bersyukur padamu...

ISTRIKU... Kau Memang CANTIK...
Aku tak menyangka... Sungguh aku tak menyangka... kelembutan hatimu membuatku terpana... hatimu begitu lembut... halus... sangat halus... sehalus sutra...
Hmm...
Bagaimana tidak, ku tlah melihatnya... Melihat kelembutan itu... Ketika ada seorang nenek yang sudah sangat tua renta menjual sayuran, ‘KANGKUNG’ dan ‘BAYAM’, hatimu langsung terciut, terciut karena tak kuasa melihatnya... lalu kau beli semua sayuran itu yang tak seberapa... Subhanallah... padahal kau tak begitu membutuhkan sayuran itu... tapi kau tetap membelinya... Sayuran yang tlah kau beli pun langsung kau bagikan pada saudara dan tetangga... ya Allah... betapa mulyanya kau istriku...
Ya Allah...
Aku betul-betul tlah menemukan Surga di rumahku... BAITI JANNATI... I LOVE U HONEY...!

 ISTRIKU... ISTRIKU...
Kau Memang CANTIK...
Meskipun anakmu mulai lincah, agak sedikit nakal, dan kadang bikin kesal, kau mampu mendidiknya dengan baik dengan sentuhan kasih sayangmu, kau selalu merangkulnya dan menyayanginya ketika anak kita sulit terkendalikan... dan kau pun begitu sabar menghadapi tingkah-tingkah mereka, bahkan ketika mereka sakit, KESABARANMU SUNGGUH MENAKJUBKAN. Tak pernah kau merasa lelah dan bosan dengan semuanya...
Yang paling ku takjub lagi... Subhanallah... kau mengajari anak kita baca Qur’an... sampai anak kita mampu melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan baik... Kau telah menghiasi rumah kita dengan PENDIDIKAN AGAMA. Kau memang seorang ibu yang SHALEHAH istriku...

ISTRIKU... Kau Memang CANTIK...
Kau tak pernah mengkufuri nafkah yang tlah kuberikan kepadamu... kau TAK PERNAH MENGKUFURI KEBAIKAN DAN KEBAHAGIAAN yang pernah ku berikan kepadamu...
Bahkan... ketika uang bulanan itu kurang, kau tetap bersabar, tak pernah sedikit pun kau mengeluh dan merengek-rengek, tapi kau selalu memberiku SEMANGAT untuk bekerja dan berikhtiar supaya menjadi SUAMI/MUSLIM YANG KUAT... kata-katamu selalu membuatku tersadar untuk terus BERIKHTIAR, BERIKHTIAR, dan BERIKHTIAR... sehingga aku semangat dalam mencari nafkah untukmu, anak kita, dan juga orang-orang yang berada dalam tanggunganku...

ISTRIKU... Kau Memang CANTIK...
Selain kau pandai tentang keilmuan, cerdik, dan sholehah... ternyata kau juga PINTAR MASAK... Subhanallah... membuatku selalu betah jika berada di rumah, bahkan ketika berada di luar rumah atau bepergian pun, aku selalu ingin segera pulang bergegas menuju MEJA MAKAN...
Hmm... makanan yang kau hidangkan, membuat PERUTKU KERONCONGAN... ehm, padahal di luar rumah pun aku dah makan (ssssuuuttt)... kenapa perut ini terasa sangat lapar mencium bau wangi makanan yang dihidangkannya ya...??? Padahal yang di masak bukan “DAGING atau IKAN”... Tapi istriku pandai mengolahnya...
Ya Allah... Subhanallah... Istriku memang pandai, ‘PANDAI MERANGKUL DAN MENARIK HATI SUAMI’.
Suami mana coba yang tidak senang istrinya pandai masak???

Ya Allah...
Bagiku... Istriku adalah anugrah terindah yang tlah kau berikan kepadaku. Bagiku... Istriku begitu sempurna, meskipun KESEMPURNAAN HANYALAH MILIK-Mu Kau-lah MAHA SEMPURNA Ya Rabbi, namun istriku sangat berharga di mataku dan hatiku.

Ya Allah...
Kami memang bukan makhluk yang sempurna, tapi istriku tlah membuktikannya selalu belajar dan berusaha untuk menjadi “INSAN KAMIL” makhluk yang sempurna... belajar sempurna untuk menjadi Muslimah yang ideal... Belajar ideal dalam rangka meninggikan kalimah-Mu.

Ya Allah, Wahai Rabb kami!
Hiasilah Diri dan Hati istriku dengan sifat-sifat mulya yang dapat membawa keluargaku ke Surga-Mu.

Ya Allah Wahai Rabb kami!
Berkahilah keluarga kami, sebagaimana telah engkau berkahi keluarga hamba-hamba-Mu yang shaleh.
Aamiin ya Allah ya Rabbal ‘aalamiin