Sabtu, 31 Maret 2012

Bahaya Petir


Akhir-akhir ini setiap hari sering terjadi hujan. Tidak jarang yang disertai petir yang menyambar-nyambar. Apalagi kemarin, petir sangat banyak. Sambil meringkuk di tempat tidur, jadi teringat tentang buku Bagaimana Seandainya...? dari Marshall Brain (How Stuff Works) yang membahas bagaimana jika orang tersambar petir. Karena informasi ini lumayan penting, jadi ingin share di sini.

Ada beberapa sebab mengapa orang tersambar petir (sumpah sambar gledek tidak termasuk ya... :D) , dan ada beberapa bentuk sambaran yang menentukan luka pada tubuh.

  • Sambaran langsung - petir dari awan ke tanah menyambar orang atau sesuatu yang dia pegang, misalnya lagi main golf trus tiba2 petir menyambar gagang golf nya ( kayaknya kurang kerjaan, ngapain main golf lagi mendung tebal dan banyak petir...) hmmm... ya siapa tau lagi mau pulang, petir dah duluan datang.... Sambaran seperti ini dapat mengakibatkan orang langsung tewas sebelum sempat jatuh ke tanah.
  • Sambaran tak langsung - Petir menyambar sesuatu yang berada di dekat tempat kamu berdiri, kemudian meloncat dari benda itu ke tubuhmu. Misalnya, lagi jalan - jalan tiba2 hujan dan banyak petir, berteduh di bawah pohon, petir menyambar ke pohon, trus loncat ke orang itu.
  • Sambaran karena kontak potensial - (waduh, apa lagi nih, Listrik Magnet langsung terngiang-ngiang) Ketika orang sedang menyentuh sesuatu, seperti tiang pagar atau pohon. Petir menyambar benda tersebut dan arusnya mengalir melewati benda itu ke tubuhnya.
  • Sambaran akibat jalur Voltase - Orang sedang duduk di tanah dengan kaki rapat ke depan dan lutut terangkat. Ketika petir menyambar tanah di dekatnya, arus listrik menyebar dan mauk lewat tubuhnya lewat satu titik, katakanlah telapak kakinya dan keluar lewat pantat yang sedang duduk.
  • Voltase sentakan - ketika sedang menggunakan peralatan listrik atau telpon, petir menyambar listrik atau jaringan yang berhubungan dengan alat yang sedang dia pakai. kemudian, menimbulkan sedikit sentakan pada tubuhnya.
Bagian tubuh yang terkena dampak sambaran petir:
  • Sirkulasi darah - Dilaporkan bahwa sambaran langsungberakibat fatal terhadap aktivitas jantung. Ironisnya, jika orang yang tersambar diberi alat kejut jantung listrik kemungkinan masih bisa bertahan hidup.
  • Pernapasan - Akibat paling buruk pada sistem pernapasan adalah terjadinya paralisis (kelumpuhan) paru-paru. Pernapasan bantuan sangat dibutuhkan sehingga korban tidak mati karena kehabisan oksigen.
  • saraf - Ketika saraf pusat terpengaruh, seperti dimensia, amnesia (hilang ingatan), paralisis(lumpuh) sementara, daya reflek rusak, memori kosong, dan kegelisahan atau depresi.
Beberapa kejadian orang tewas tersambar petir saat:
  • Berteduh di Gubuk
  • Naik Perahu Boat
  • Berdiri di bawah pohon
  • Menunggang kuda
  • Berenang
  • Naik mesin pemotong rumput
  • Bermain sepak bola
  • Golf
  • Berbicara di telepon
  • Memancing di perahu
  • Bersepeda
  • Mendaki gunung


Tips

Di dalam ruangan:
  • Jangan gunakan telepon atau peralatan listrik yang terhubung ke kabel listrik gedung.
  • Jangan gunakan mandi, cuci, atau objek, mesin, atau peralatan yang terhubung ke sistem pipa bangunan. Jika sambaran petir mengenai bangunan, kemungkinan arus akan mengalir melalui salah satu kabel listrik atau pipa air, dan Anda bisa menerima kejutan yang fatal.
  • Mobil juga dapat melindungi Anda dari petir karena arus akan mengalir melalui bingkai logam mobil. Jika Anda berada dalam mobil, jangan sentuh logam yang terbuka apapun yang terhubung ke mobil.
  • Struktur seperti tempat penampungan bus kecil atau struktur non-logam tidak memberikan perlindungan yang cukup baik.

Jika terlanjur berada di luar ruangan:
  • Jauhi tinggi ketinggian, objek terisolasi seperti pohon, tiang-tiang bendera, dan menghindari daerah-daerah terbuka besar seperti lapangan atau tempat parkir di mana Anda adalah objek tertinggi.
  • Tetap menjauh dari danau, kolam, rel kereta api, dan pagar, yang dapat membawa arus dari petir yang jauh.
  • Jika tidak ada tempat berlindung, berjongkok, meraih pergelangan kaki dan membungkuk ke depan, sehingga kepala Anda bukanlah bagian tertinggi dari tubuh dan kepala Anda tidak menyentuh tanah. Jangan berbaring di tanah.
  • Jika kilat menyerang sekitar Anda atau sesuatu yang sangat dekat, Anda mungkin mengalami perasaan geli pada kulit dan / atau rambut Anda dapat berdiri di akhir. Jika hal ini terjadi, dengan cepat mengambil posisi yang dijelaskan di atas. Bahkan jika Anda terjebak dalam badai di luar, jangan panik. Anda mungkin akan menemukan tempat berlindung yang memadai.
  • Hindari logam, peralatan pertanian, motor, kereta golf, tongkat golf, dan sepeda.

P3K :
  • Pernapasan - jika napas sudah berhenti, beri napas buatan.
  • Detak Jantung - jika jantung berhenti, beri stimulus detak jantung.
  • Denyut Nadi - jika korban masih memiliki denyut nadi dan pernapasan, cari kemungkinan luka-luka lain. Periksa luka bakar di mana petir masuk dan meninggalkan tubuh. Juga waspada terhadap kerusakan sistem saraf, patah tulang, dan kehilangan pendengaran dan penglihatan.
Tips berkendara saat terjadi badai atau hujan lebat disertai petir:
  • Nyalakan lampu.
  • Minggir ke bahu jalan dan berhenti, pastikan Anda berada jauh dari pohon-pohon atau benda-benda tinggi lainnya yang dapat jatuh pada kendaraan Anda. Tetap di dalam mobil dan nyalakan lampu bahaya sampai hujan deras mereda.
  • Hindari kontak dengan permukaan logam atau melakukan di luar di dalam kendaraan. Kilat yang menyerang dekat dapat berjalan melalui tanah basah untuk mobil Anda.
  • Hindari banjir di jalan raya. Kedalaman air tidak bisa diketahui.
  • Jika Anda mengalami selip, tetap tenang, arahkan bagian depan mobil dengan pelan.
  • Jangan rem atau berbelok tiba-tiba. Ini bisa membuat kendaraan selip. kurangi gas sampai mobil melambat.